Bijak Berkomunikasi, Mengantongi Izin

Era serba digital ini ternyata keberadaan radio komunikasi masih diperlukan oleh berbagai komunitas. Sebut saja, organisasi RAPI. Tanpa alat komunikasi apa jadinya sebuah organisasi ini bisa berjalan baik maka diperlukan sebuah alat komunikasi seperti  Radio HT ataupun Radio duduk (Rig). Meskipun alat digital sekarang ini sedang mahabu namun keberadaan alat gital seperti HP, Android tak bisa menggantikan keunikan dari radio komunikasi tersebut.

Perangkat komunikasi yang mengandalkan gelombang radio untuk

KTA dan Izin Komunikasi

KTA dan Izin Komunikasi. a.n. Sopie Susanti (JZ 10 SQI ) Anggota RAPI Lokal 08 Garut Selatan

menyampaikan dan menerima informasi ini merupakan perangkat yang sudah digunakan untuk tujuan serupa sejak akhir abad 18 yang silam. Mulai dari komunikasi antar kapal laut, daratan hingga di medan perang untuk kepentingan militer.

Perkembangannya radio komunikasi pun digunakan untuk berkomunikasi antar kapal laut dengan daratan hingga di medan perang. Bahkan hingga jaringan telepon dan internet sudah ditemukan pun, radio komunikasi tetap menjadi andalan militer untuk melakukan komunikasi hingga detik ini.

Kita yang berada di tataran sipil boleh menggunakan alat komunikasi tersebut sebagai sarana untuk memenuhi fungsinya sebagai alat komunikasi untuk kepentingan pribadi, hobi atau bisnis. Negara tidak melarang masyarakatnya menggunakan alat komunikasi dan menggunakan spektrum radio untuk berkomunikasi. Namun demikian, negara memberikan aturan main terhadap hal tersebut. Supaya ketertiban dan keutuhan negara terjamin. Sebut saja peraturan Menteri Komunikasi dan Informasi No 2016 tentang ketentuan operasional dan tata cara perizinan penggunaan spektrum frekuensi radio. Salah satu pasalnya menyebutkan pengguna wajib mengantongi izin penggunaan spektrum radio.

Izin penggunaan frekuensi ada masa berlakunya. Untuk radio, izin berlaku untuk lima tahun, dan untuk televisi berlaku untuk sepuluh tahun. Izin ini harus diperbaharui ketika masa berlakunya berakhir. Dalam konteks ini, radio hanya meminjam frekuensi, tidak memilikinya. Izin mereka sewaktu-waktu dapat ditarik kembali kalau pada praktiknya menyalahgunakan penggunaan frekuensi. Semoga kita tetap bijak berkomunikasi dengan mangantongi izin resmi dari pemerintah maupun dari organisasi RAPI.

Wallahu A’lam Bishawab

Budi Firdaus, memiliki akun budfir@gmail.com ini aktif di organisasi komunikasi RAPI. Sejak berdirinya RAPI Lokal 08 Garut Selatan sudah dipercaya sebagai aktivis penulis di organisasi. Masa bakti kedua dipercaya sebagai sekretaris umum dan masa bakti 2015-2017 pernah menjadi ketua lokal 08 Garut Selatan. Sekarang di organisasi dipercaya sebagai Dewan Pembina dan Penasehat Lokal sebagai koordinator DP2OL. Pasang surut sebuah organisasi dapat terlihat oleh tiga hal. Pertama keaktifan anggota dalam berkomunikasi di frekuensi, seberapa jauh kita bermanfaat bagi orang lain. Kedua, Kesadaran dalam memperpanjang keanggotaan (KTA), ketiga, kesadaran dalam bersilaturahmi dalam berbagai jenjang organisasi.

5 Comments

  1. Hera ( JZ10 SHZ)  /  November 15, 2017, 6:39 am Reply

    Selamat atas terbentuknya web RAPI 08 Cikajang Garut Selatan Semoga bermanfaat dan dapat terjalin siraturahmi yg lebih erat.

    • Budi Firdaus  /  November 15, 2017, 10:23 am Reply

      Hatur nuhun Bu Hj Hera… Aaminn

  2. pgri  /  November 15, 2017, 5:42 am Reply

    Mitra yg baik membngun komunikasi yg baik. Komunikasi yg baik mampu menerima satu sama lain kekurangn dan kelebihn konten komunikan.
    Jayalah RAPI terima kasih atas pencerahnnya.

  3. Neneng Nurhayani  /  November 12, 2017, 9:48 am Reply

    Selamat atas terbangunnya Web RAPI 08 Garut..moga bermanfaat bagi masyarakat dan negara. Tetap jaga silaturahim yg kompak…ok

    • ( Aang Gunawan ) JZ 10 SDD  /  November 12, 2017, 10:35 am Reply

      Terima Kasih atas ucapannnya..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: