PERBEDAAN SEORANG PIMPINAN DAN BOSS

Asalammualaikum Wr.Wb.

Selamat pagi salam sejahtera untuk kita semua Salam Rapi 51-55, disini kami mengulas antara Perbedaan Bos dan Pemimpin dan tujuan kami adalah untuk mengajak saudara/i khususnya Rapi Lokal 8 Garut dan umumnya semua rekan Rapi dari sabang sampai merauke.

Mengatur sebuah tim bukan berarti akan menjadikan seorang pemimpin. Ketika cara memimpin salah atau kurang aktif hasilnya akan biasa-biasa saja bahkan bisa membuat keadaan tim menjadi akan mundur. Itulah yang membuat perbedaan antara bos dan pemimpin. kenapa banyak orang keluar dari sebuah perusahaan atau di tempat pekerjaan adalah bosnya yang terlalu diktator atau terlalu menekan anggota pekerjanya.

Memiliki kualitas yang baik dalam memimpin dan menginspirasi memang menjadi sebuah tantangan yang nyata. kita ambil contoh ulasan

Biasanya BOS cara berfikirnya untuk menunjukkan kekuasaan dan mementingkan kehormatan, daripada bagaimana untuk mencapai tujuan maju atau berhasilnya sebuah tim. bos akan melakukan berbagai cara untuk bagaimana dia bisa mempertahankan kekuatan dan kekuasaannya demi meraih keuntungan yang banyak dan mengenyampingan kepentingan pekerjanya sendiri, Seorang bos mendapatkan masukkan dari timnya tetapi tidak melaksanakannya. Dia menganggap timnya bahwa mereka harus tetap tunduk patuh dan hanya mengerjakan tugas saja, sehingga tidak adanya komunikasi yang terjalin timbal balik yang dibutuhkan. Hal ini bisa membatasi kebebasan dan kekreatifitasan anggota, Ketika dia memberikan tugas, anggotanya harus mengikuti kemauannya dan tidak boleh ada pertanyaan dari anggota. Saat pekerjaan belum selesai pada waktunya, dia akan langsung menegur anggotanya, Seorang bos akan selalu membuat keputusan tetapi dia langsung meninggalkannya dan menyerahkannya begitu saja kepada anggotanya. Dia suka dengan statusnya yang seenaknya bisa menyuruh orang lain. Gaya lepas tangannya bisa-bisa membuat timnya menyembunyikan masalah yang mungkin bisa membuat hasil pekerjaan mengecewakan.

Pemimpin menginspirasi dan memberikan contoh anggotanya untuk terus berkembang dan mengajak untuk memajukan atau mengembangkan sebuah tim dan meraih tujuan yang sama tidak ada keterpaksaan antara anggota kepada pimpinan dan tidak ada pemaksaan antara pimpinan ke anggota sehingga terjadi tujuan yang satu adalah untuk memajukan sebuah tim. mendengarkan suara anggotanya adalah hal yang penting bagi kesuksesan pemimpin. Dia akan selalu membutuhkan hubungan timbal balik dari anggota dan mengambil tindakan bila ada yang menjadi perhatiannya. Ide baru dari timnya adalah hal yang berharga untuk dipertimbangkannya. Seorang pemimpin memastikan apakah anggotanya memiliki waktu dan sumber daya untuk menyelesaikan pekerjaanny. Apabila tidak, dia akan mencari cara lain untuk membantu bukan langsung menyalahkan anggotanya, Pemimpin biasanya akan membagikan tugas kerja kepada setiap anggotanya. Dia tahu kapan harus terlibat ketika dibutuhkan. Hal itu membuat timnya segera  melaporkan masalah tentang pekerjaan secepatnya sehingga mereka bisa mendiskusikan seperlunya. Jika memang perlu dia akan mendiskusikan kepada timnya bagaimana cara untuk menyelesaikannya, pemimpin akan mengerti sesuatu yang berhubungan dengan keseimbangan kerjanya. Dia pastinya akan mendorong anggotanya untuk mengambil nafas sejenak. Dia menghormati waktu luang anggotanya selain untuk kerja, Prioritas pemimpin adalah untuk meyakinkan bahwa anggotanya bisa sharing tujuan umumnya. Dia akan membantu timnya untuk memahami tujuan utamanya dan caranya supaya mereka bisa berkontribusi Seorang pemimpin bisa menjadi murid sekaligus guru Dia membutuhkan saran dan nasihat bagaimana caranya menjadi pemimpin yang lebih baik dan Penghubung dan pemersatu bagi Tim.

Demikian ulasan seorang pemimpin dan bos, semoga bermanfaat bagi para pembaca dan khususnya untuk anggota RAPI mari kita dukung pimpinan kita JZ 10 SEF untuk satu tujuan memajukan sebuah organisasi.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: