Pelecehan 10-28 Merusak Tatanan Berorganisasi

Renungan Berkomunikasi.

Manakala kita asyik ngobrol di udara di Band frekuensi, terkadang keluar dari aturan main berkomunikasi. Komunikasi terkadang suka kelewat batas karena melakukan sesuatu hal yang buruk mungkin sadar atau tidak disadari.
Sifatnya serta merta. Salah satunya adalah berkata-kata sesuatu yang mencela ataupun mengejek orang lain walaupun dengan nada yang lemah lembut tidak sambil marah-marah.

Ternyata sesuatu yang kita anggap biasa-biasa saja bisa berujung petaka kepada kita dan juga orang lain bahkan organisasi tercinta ini. Berawal dari guyonan memaknai lain sebuah panggilan 10.28, misalnya SGM dikatai Susu Gede Munu’u atau dengan sebutan jelek lainnya.

Padahal jelas itu nama panggilan (10.28) resmi yang diberikan pemerintah melalui organisasi RAPI – Juliet Zulu Sepuluh Siera Golf Mike.
Tak ada makna lain untuk dijadikan guyonan.
Kalau pun ada makna lain organisasi membolehkan dengan makna yang baik dan elegant. Organisasi mengutuk keras perbuatan tersebut.

Hindari Pelecehan 10.28

Perbuatan mencela, mengejek, mengumpat, menjelek-jelekkan 10-28, mengatai-ngatai, menjelek-jelekan seseorang yang punya kesalahan kepada kita di depan orang lain, hasil karya seseorang dibilang jelek tanpa pengetahuan yang cukup walau sebenarnya tidak jelek bagi orang lain. 

Berkata kasar dan sumpah serapah, berkata-kata kotor, porno. Organisasi RAPI tidak membolehkan demikian dan mengutuk keras terhadap perbuatan tersebut.

Sebagai pengguna frekuensi yang baik. Bicaralah yang berguna dan seperlunya.  Jika ada orang lain yang mengajak kita mencela atau mengejek orang lain sebaiknya kita tidak ikut-ikutan dan segera menghindar atau mengalihkan pembicaraan dengan yang lain.
Jika mampu, kita pun juga bisa mengingatkan mereka untuk menghentikan apa yang mereka lakukan agar terhindar rusaknya tatanan organisasi yang kita cintai ini. Oleh karena itu mari kita jaga lisan kita jangan kita kotori dengan perkataan-perkataan yang tidak perlu apalagi yang menambah perbendaharaan dosa kita selama hidup di dunia.

Mohon maaf apabila ada kesalahan dan kekurangan dalam tulisan ini. Semata-mata kami mengembalikan citra organisasi RAPI dengan moto juang yang kita jungjung dan setiap kali ada acara serimonial ke-RAPI-an kita lantangkan. Rukun di Udara, Akrab di Darat, Iman di Hati dan Berjiwa Patriot.

Memang Organisasi kita ini unik. Mengapa? di satu sisi kita hobi berkomunikasi di satu sisi lain kita juga memiliki kewajiban menaati aturan main di bawah naungan AD-ART, kode etik dan motto juang RAPI.

Melalui tulisan ini kita sepakat pelecehan 10.28 sendiri atau bahkan 10.28 orang lain dapat merusak tatanan berorganisasi. Oleh karena, mari kita sama-sama instropeksi terhadap hal tersebut. Boleh jadi pelecehan 10.28 sendiri itu bisa masuk pada ranah pencemaran nama baik organisasi.

Dalam hal ini organisasi memiliki kewenangan untuk bertindak atas nama hukum dan AD ART yang telah kita sepakati di awal kita masuk organisasi.  Organisasi tidak takut kehilangan anggotanya oleh anggota yang selalu memperuncing masalah.
Memperkeruh kedamaian. . Dalam ini juga pengurus senantiasa berkomitmen untuk mewujudkan organisasi dalam bingkai kesolehan sosial. Terima kasih. Mohon maaf apabila ada kurangnya pada renungan kali ini.

Semoga kita selalu diberi pintu maaf-Nya. Aamiin. 55-51 Wallahu’alam bisshawab

Budi Firdaus, memiliki akun budfir@gmail.com ini aktif di organisasi komunikasi RAPI. Sejak berdirinya RAPI Lokal 08 Garut Selatan sudah dipercaya sebagai aktivis penulis di organisasi. Masa bakti kedua dipercaya sebagai sekretaris umum dan masa bakti 2015-2017 pernah menjadi ketua lokal 08 Garut Selatan. Sekarang di organisasi dipercaya sebagai Dewan Pembina dan Penasehat Lokal sebagai koordinator DP2OL. Pasang surut sebuah organisasi dapat terlihat oleh tiga hal. Pertama keaktifan anggota dalam berkomunikasi di frekuensi, seberapa jauh kita bermanfaat bagi orang lain. Kedua, Kesadaran dalam memperpanjang keanggotaan (KTA), ketiga, kesadaran dalam bersilaturahmi dalam berbagai jenjang organisasi.

2 Comments

  1. IDA  /  Desember 5, 2017, 3:02 pm Reply

    Betul sekali,kewajiban semua anggota RAPI adalah membudayakan penggunaan call sign dalam setiap kali berkomunikasi dan tentunya jangan pernah memplesetkan walaupun alasannya adalah gurauan…

    • Budi Firdaus  /  Desember 5, 2017, 6:45 pm Reply

      Terima kasih teh Ida
      Salam RAPI 55-51

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: