RAPI dalam Pilkada Garut 2018

Radio Antar Penduduk Indonesia salah satu organisasi massa aset pemerintah yang bergerak dalam bidang komunikasi. Keberadaannya menjelang pesta lima tahunan seperti Pilkada serentak atau Pemilu harus menjadi komunikan netral. Sebagai organisasi massa, RAPI memahami kebebasan berfikir dan bersikap; kebebasan berserikat, berkumpul dan menyatakan pendapat adalah hak-hak dasar setiap warga negara yang dilindungi secara hukum oleh Undang Undang Dasar 1945, pasal 28E, dan oleh karena itu harus dihormati. Akan tetapi, dalam rangka membangun keteraturan, ketertiban dan kemaslahatan umum di bidang komunikasi, Radio Antar Penduduk Indonesia sebagai sebuah organisasi massa merasa perlu adanya norma-norma internal terkait dengan penggunaan hak-hak dasar tersebut, khususnya yang terkait dengan keterlibatan atau partisipasi anggota RAPI dalam aktivitas-aktivitas sosial, ekonomi dan politik di dalam masyarakat, tanpa melanggar  UUD 45.

Mengacu pada  visinya  menjadi Organisasi RAPI yang berkualitas sebagai aset Nasional dan misinya sebagai berikut:

  1. Meningkatkan kinerja pengurus organisasi.
  2. Meningkatkan sumber daya organisasi secara berjenjang dan berkelanjutan.
  3. Meningkatkan validitas organisasi secara struktural.
  4. Meningkatkan jaring komunikasi radio untuk pengabdian masyarakat.
  5. Meningkatkan peran organisasi secara internal dan eksternal.
  6. Meningkatkan kemandirian, profesionalisme dan independensi organisasi.

Dengan demikian melihat point f misi RAPI yaitu meningkatkan kemandirian, profesionalisme dan independensi organisasi maka segenap pengurus dan anggota RAPI harus dapat menyatakan dirinya sebagai lembaga yang netral, non-partisan dan aktif, dalam kaitannya dengan keberadaan dan kegiatan berbagai kelompok, golongan atau kekuatan sosial, ekonomi dan politik yang ada di dalam masyarakat.

Konsep independnsi organisasi dapat diartikan netral. Netral adalah prinsip ketidakberpihakan RAPI dan anggotanya pada salah satu dari dua atau banyak kelompok, golongan atau kekuatan sosial, ekonomi dan politik, melainkan berdiri di atas semuanya. Non-partisan adalah prinsip tidak mendekatkan diri dan berpartisipasi secara regular maupun irregular dalam aktivitas sebuah kelompok, golongan dan kekuatan sosial, ekonomi dan politik manapun. Aktif adalah prinsip yang secara mandiri dan tanpa ada tekanan atau paksaan dari pihak manapun, memberikan sumbangan nyata di lapangan atau sumbangan pemikiran bagi kemajuan bangsa di atas semua kelompok dan golongan.

RAPI menyadari bahwa yang dimaksud kelompok dan golongan politik yang dimaksud meliputi partai politik (parpol) dan organisasi massa (ormas) yang secara formal diakui oleh pemerintah. Kelompok dan golongan ekonomi meliputi perusahan-perusahan. Kelompok dan golongan sosial meliputi organisasi-organisasi sosial non-politik.

Tahun 2018 ini kita di Garut akan memilih pemimpin baru Bupati dan Wakil Bupati hasil pemilihan kepala daerah serentak (PILKADA). Memang dilematis manakala selama ini kita ikut serta pada kesuksesan pilkada atau Pemilu tetapi setelah jadi pemimpin terpilih keberadaan kita dianggap sebelah mata. Even-even penting yang diselenggarakan RAPI Kabupaten sangat jarang bahkan tidak pernah sekalipun dihadiri oleh Bupati atau Wakil Bupati. Kita ingat tahun 2015 RAPI Garut mengadakan Muswil (MUSKAB RAPI), awal tahun 2016 kita mengadakan Jambore RAPI Garut tak terlihat kehadiran Bupati atau wakil Bupati Garut. Seolah-olah keberadaan organisasi komunikasi ini antara ada dan tidak ada di mata mereka. Ada manakala kita mengurus surat izin melalui mekanisme pemerintah, disebut tidak ada  karena apresiasi pemimpin dirasa kurang pada organisasi. Alangkah cantiknya kita berusaha membangun solidaritas anggota sesuai dengan visi dan misi organisasi yaitu menjaga indenpenden organisasi dan tetap organisasi yang berkualitas. Tetap menjaga ketertiban umum berikan yang terbaik buat bangsa dan negara.

Pilkada Garut yang akan dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 27 Juni 2018, merupakan Pilkada serentak se-Indonesia di beberapa daerah Provinsi, kabupaten/ kota. Kita dalam jalur organisasi membantu komunikasi yang baik bagi kepentingan umat termasuk paslon yang akan manggung di pilkada tersebut. Nama-nama bakal calon yang telah resmi mendaftar pada KPU Kab Garut adalah sebagai berikut

a. Rudy Gunawan – Helmi Budiman. Partai Pengusung : Gerindra, PKS, NasDem.

b. Agus Supriadi – Imas Aan Ubudiyah. Partai Pengusung : Demokrat, PKB

c. Agus Hamdani – Pradana Aditya Wicaksana. Partai Pengusung : PPP, PAN, Hanura

d. Iman Alirahman – Dedi Hasan Bahtiar. Partai Pengusung : Golkar, PDIP

e. Soni Sondani – Usep Nurdin. Jalur Independen

d. Suryana – Wiwin Suwindaryati. Jalur Independen.

Budi Firdaus, memiliki akun budfir@gmail.com ini aktif di organisasi komunikasi RAPI. Sejak berdirinya RAPI Lokal 08 Garut Selatan sudah dipercaya sebagai aktivis penulis di organisasi. Masa bakti kedua dipercaya sebagai sekretaris umum dan masa bakti 2015-2017 pernah menjadi ketua lokal 08 Garut Selatan. Sekarang di organisasi dipercaya sebagai Dewan Pembina dan Penasehat Lokal sebagai koordinator DP2OL. Pasang surut sebuah organisasi dapat terlihat oleh tiga hal. Pertama keaktifan anggota dalam berkomunikasi di frekuensi, seberapa jauh kita bermanfaat bagi orang lain. Kedua, Kesadaran dalam memperpanjang keanggotaan (KTA), ketiga, kesadaran dalam bersilaturahmi dalam berbagai jenjang organisasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: